Jokowi Minta Semua Data WNI di Luar Negeri Berbasis Teknologi

0

Jakarta, — Presiden Joko Widodo meminta seluruh sistem yang berkaitan dengan pelayanan warga negara Indonesia di luar negeri terintegrasi secara nasional dan berbasis teknologi.

“Mengurus sesuatu di kedubes RI masih pake hitungan minggu itu sudah bukan zamannya lagi, harus pakai aplikasi biar cepat,” ucap Jokowi saat membuka rapat kerja Kepala Perwakilan RI di Kementerian Luar Negeri, Senin (12/2).

Jokowi meminta Kemlu RI bersama sejumlah kementerian/lembaga terkait lain untuk terus mengintegrasikan dan memperinci data WNI di luar negeri.

Jika memungkinkan, tutur Jokowi, basis data itu juga sebakiknya bisa mengetahui tempat tinggal hingga catatan lokasi yang dikunjungi para WNI.

Menurut Jokowi, hal ini bisa memudahkan perwakilan RI memantau pergerakan WNI di luar negeri, terutama di saat darurat.

“Yang sulit memang memantau mereka yang pergi keluar secara ilegal. Dengan database ini diharapkan [WNI yang keluar secara ilegal] bisa semakin terpantau dan bisa berkurang jumlahnya,” kata Jokowi.

Menanggapi catatan presiden, di tempat terpisah, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan sistem data berbasis teknologi sudah mulai diterapkan.

Iqbal mengatakan Kemlu akan meluncurkan portal informasi dan pelayanan WNI di luar negeri yang terintegrasi secara nasional pada Maret mendatang.

Menurut Iqbal, basis data ini akan memudahkan WNI mengurus data kependudukannya, seperti KTP, meski tengah berada di luar negeri.

“Kami sedang rampungan protal ini jadi nanti setiap WNI bisa apply perizinan dan unggah dokumen yang dibutuhkan dari rumah. Ketika datang ke kantor perwakilan RI di luar negeri, tinggal ambil dokumennya,” kata Iqbal.

Namun, seluruh manfaat layanan KBRI dan KJRI ini bisa dirasakan ketika para WNI sudah melapor diri saat berada di luar negeri.

“Para WNI harus lapor diri dulu sekarang kan sudah ada aplikasi safe travel. Mereka bisa lapor via aplikasi itu,” kata Iqbal. (has)

Link Sumber

Baca Berita Ini Juga:

Ledakan di Inggris, enam luka, tapi belum ditetapkan sebagai peristiwa terorisme BBC Sejauh ini polisi belum mendefinisikannya sebagai serangan teror. Enam orang dilarikan ke rumah s...
Wawancana Khusus Dengan Onan Hiroshi, Komikus yang Diduga Menghina Presiden Jokowi Laporan Koresponden , Richard Susilo dari Jepang TOKYO - Dana dari China untuk proyek kereta cepat Jakarta-Bandung tidak turun-turun, pekerjaa...
Powerbank Salah Satu Penumpang Terbakar, Pesawat China Southern Airlines Ini Turunka... TRIBUNNEWS.COM - Penumpang maskapai penerbangan China Southern Airlines dari Guangzhou ke Shanghai pada Minggu (25/12/2018) harus turun dari p...
Para penggemar Sridevi mulai berkumpul di rumahnya di Mumbai Para penggemar bintang Bollywood yang terkenal, Sridevi Kapoor, mulai berkumpul di luar rumahnya di Mumbai untuk mengungkapkan duka. Jenazah S...

No comments