Musim yang Ketat Lebih Nikmat untuk Marquez

0

Valencia – Musim MotoGP 2017 disebut Marc Marquez amat ketat, sampai membuatnya stres dan mengalami kerontokan rambut. Tapi justru dia lebih menikmatinya.

Marquez mengunci gelar juara dunia 2017 di balapan terakhir yang berlangsung di Valencia akhir pekan lalu. Musim tak berjalan mudah untuk pebalap Repsol Honda itu, mengingat di paruh pertama dia baru mendapatkan dua kemenangan dari sembilan seri.

Musim ini Marquez tercatat tiga kali finis di luar tiga besar serta tiga kali tak finis. Tantangan sepanjang musim ini justru disebutnya memberi rasa lebih dalam kemenangan, Marquez secara khusus membandingkannya dengan tahun 2013.

Pada 2013, Marquez yang baru debut mampu langsung merebut titel juara dunia MotoGP pertamanya. Dia meraih enam kemenangan dan selalu finis di podium kecuali di dua balapan yakni Italia dan Australia. Di Italia, Marquez gagal finis sedangkan di Australia didiskualifikasi.

“Di 2013 saya memenangi kejuaraan tapi balapannya, Anda tahulah. Sebuah hari buruk itu cuma posisi empat. Pada akhirnya itu bukanlah kejuaraan yang sesungguhnya,” ungkap Marquez seperti dikutip Crash.

“Kejuaraan yang sesungguhnya adalah seperti yang kita jalani sekarang ini, dengan empat atau lima pebalap bertarung untuk kemenangan. Kalau Anda melakukan satu kesalahan kecil atau mengalami hari buruk, Anda bisa dengan mudah finis di posisi 10.”

“Pertunjukannya sekarang berubah, dengan elektroniknya. Tapi sejak Michelin datang, salah satu hal bagusnya adalha kami punya tiga jenis ban depan dan tiga jenis ban belakang, jadi tiap pabrikan bisa memiih yang terbaik untuk motor mereka. Itu membuat segala sesuatunya lebih merata dan rasanya untuk fans, ini jauh lebih menarik dan saya menyukainya,” imbuhnya.
(raw/mfi)

Link Sumber

Baca Berita Ini Juga:

Ahsan/Rian ke Perempatfinal, Ganda Campuran Tak Sisakan Wakil Kowloon - Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro lolos ke perempatfinal Hong Kong Terbuka Super Series. Sementara itu, dua wakil di ganda campura...
KOI Dukung Perbasi Berantas Pengaturan Skor Jakarta - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir buka suara soal pengaturan skor di IBL. Erick menyebut KOI mendukung langkah P...
Tekad Sean dan Nato Raih Poin di Seri Terakhir Abu Dhabi - Abu Dhabi bakal jadi seri terakhir F2 musim ini. Pebalap Pertamina Arden, Sean Gelael, bertekad menuntaskannya dengan sebaik mun...
PRSI Laporkan Persiapan Test Event, JK Singgung Beasiswa Pendidikan Atlet Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI), Anindya Bakrie, melaporkan persiapan test event Asian Game...

No comments