Tersangka Suap Panitera PN Jaksel Segera Disidang

0

Jakarta, — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas perkara tersangka kasus dugaan suap terkait perkara perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Akhmad Zaini dan Yunus Nafik.

Dengan begitu, keduanya akan segera menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

“Hari ini dilakukan pelimpahan tahap II terhadap AKF dan NZ dalam kasus dugaan suap terkait perkara perdata di PN Jaksel,” ujar Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Kamis (19/10).

Selain kedua tersangka, masih ada panitera pengganti PN Jakarta Selatan Tarmizi yang berkasnya harus diselesaikan oleh penyidik.

Dalam perkara ini, Tarmizi diduga menerima suap dari Akhmad sebesar Rp425 juta melalui pegawai honorer PN Jaksel, Teddy Junaedi. Pemberian itu dilakukan lewat transfer dan secara bertahap sejak Juni 2017.

Uang ‘pelicin’ itu diduga untuk memengaruhi putusan dalam perkara perdata Eastren Jason Fabrication Service Pte, Ltd (EJFS) yang menggugat PT PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI).

Akhmad dalam perkara itu bertindak sebagai penasihat hukum PT ADI. Dia memberi suap dengan harapan PN Jaksel menolak gugatan perdata PT EJFS.

Sementara Yunus Nafik, selaku Direktur Utama PD ADI diduga sebagai penyandang dana suap dari Akhmad ke Tarmizi.

(osc)

Link Sumber

Baca Berita Ini Juga:

Menanti Ketegasan Anies-Sandi Setop Reklamasi Jakarta, -- Lebih dari sebulan sejak dilantik memimpin Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno tak pernah tegas menyatakan sika...
Kapolda Metro Jaya Temui Pemimpin KPK Jakarta, -- Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis bersama jajarannya menyambangi Komisi Pemberantasa...
Wali Kota Mojokerto Punya Andil Muluskan Suap APBD Jakarta, -- Wali Kota Mojokerto Masud Yunus diduga punya andil menyetujui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mojoker...
Polisi Kawal Aksi 2411, Massa Tagih Kasus Viktor Laiskodat Jakarta, -- Kepolisian siap mengawal agenda Alumni 212 dalam aksi 2411 yang menuntut penangkapan Viktor Laiskodat terkait kasus ...

No comments