Wakapolri Menjadi Delegasi Resmi KTT D-8 di Turki

0

JAKARTA – Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menjadi anggota delegasi resmi mewakili Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-9 Kelompok Delapan Negara Berkembang (D-8).

KTT D-8 ke-9 dengan tema “Memperluas Peluang Melalui Kerjasama’  yang berlangsung di  Istambul Turki.

KTT D-8 adalah kumpulan negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), yakni Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan dan Turki.

”Wakapolri memang ditunjuk untuk mewakili,”  kata Kepala Biro Penerangan Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto dalam keterangan pers, Kamis (19/10/2017).

KTT tersebut akan didahului oleh pertemuan Dewan Menteri Luar Negeri dan Komisi masing-masing pada tanggal 19 dan 17-18 Oktober 2017.

Baca: Wakapolri Usul Bangun Patroli Siber Cegah Kejahatan Trans Nasional di AMMTC‎

Komisi tersebut membahas, antara lain, pertemuan organ utama Organisasi termasuk KTT tersebut.

Sekretaris Jenderal D-8 menyatakan, keyakinannya bahwa sesi ke-38 Komisi akan membawa hasil positif untuk mengkonsolidasikan kemitraan koperasi ke ketinggian baru.

Dapat disebutkan bahwa Komisi adalah badan Eksekutif Organ Pimpinan Organisasi D-8.

Komisi bertemu dua kali setahun sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Piagam D-8 ini dipimpin oleh Chairman-in-Office.

D-8 didirikan pada tahun 1997 dengan ‘Deklarasi Istanbul’ yang anggotanya yang merentang ke Benua Asia, Eropa dan Afrika.

Link Sumber

Baca Berita Ini Juga:

Tewaskan 210 Orang, Gempa di Perbatasan Iran-Irak Terasa Sampai Turki dan Israel TEHRAN - Gempa berkekuatan 7,3 skala Richter yang terjadi di perbatasan Iran-Irak dikatakan terasa sampai Turki, Israel, dan negara-negara ter...
Dari Miliarder Hingga Kepala Perusahaan, Ini Daftar Pangeran dan Pejabat Saudi yang D... Ruth Vania RIYADH - Sebanyak 11 pangeran, empat menteri, dan puluhan mantan menteri ditangkap otoritas Arab Saudi, Sabtu (4/11/2017). Penangka...
Sejak 2015 Turki Deportasi Sebanyak 452 WNI Rina Ayu JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir mengungkapkan sejak tahun 2015 telah ada 452 warga negara Indonesi...
Hassan Wirajuda di Jepang: Penting Bagi Indonesia Promosikan Pembangunan Ekonomi Laporan Koresponden , Richard Susilo dari Jepang TOKYO - Bagi Indonesia saat ini yang penting adalah mempromosikan pembangunan ekonomi dan pad...

No comments