BUSINESS HITS: Permintaan Turun, Laba Burberry Anjlok 21%

0

LONDON – Produsen barang mewah asal Inggris, Burberry (BRBY.L) melaporkan penurunan pertumbuhan penjualan triwulan karena perdagangan yang sulit di Amerika Serikat (AS).

Burberry melaporkan penurunan laba sebelum pajak sebesar 21% menjadi 462 juta pound, terseret oleh permintaan grosir yang lemah di Amerika. Penurunan ini sekaligus menjadi beban berat bagi Marco Gobbetti yang baru menjabat sebagai CEO pada Juli 2016.

Saham rumah mode yang dibangun oleh perancang Christopher Bailey dan dikenal di seluruh dunia untuk mantel klasiknya, turun 6% setelah sebelumnya turun sebanyak 7,6%.

Baca Selengkapnya: Duh, Laba Perusahaan Barang Mewah Burberry Turun 21%

Link Sumber

Baca Berita Ini Juga:

Ekonomi RI 2018 Dipatok Tumbuh 5,4 Persen, IHSG Menguat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 56,9 poin (0,97 persen) ke level 5.891 setelah bergerak di antara 5.836-5.891 pada hari ini,...
Hemat! Mentan Hilangkan Anggaran Pembelian Mobil Baru hingga Perjalanan Dinas di 2018 JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) berjanji menghapus biaya seremoni hingga pembelian mobil operasional baru di lingk...
Kementan: Kesejahteraan petani terus membaik Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Pertanian mengklaim kesejahteraan petani terus membaik yang hal itu terlihat dari upah buruh tani yang menga...
Pemerintah Siap Beri Lahan Terlantar ke PT Garam Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil mengungkapkan, pemerintah akan mengambil alih sekitar 3.750 hektare lahan garam yang dimilik...

No comments